Return to site

SOLID BERJANGKA |

Sydney Jadi Kota Terpanas di Bumi

SOLID BERJANGKA MAKASSAR - Warga Negeri Kanguru tengah dilanda cuaca ekstrem dengan suhu mencapai 40 derajat Celcius. Pada Minggu 6 Januari, suhu di Australia bahkan tercatat mencapai 47,3 derajat Celcius. Meski suhu ini telah menurun di hari berikutnya yakni menjadi 43,6 derajat Celcius, tentunya angka ini masih membuat masyarakat terganggu karena udara panas.

Sebagaimana disitat dari The Star, Selasa (9/1/2017), suhu tinggi tersebut khususnya yang tercatat pada Minggu telah membuat Kota Sydney disebut sebagai kota terpanas di bumi. Sementara itu, gelombang panas diperkirakan tidak akan berakhir dalam waktu cepat. Suhu pada hari ini di Australia diperkirakan akan mencapai 37 derajat Celcius.

Para ahli telah mengingatkan warga Australia untuk selalu memakai krim tabir surya. Selain itu, suhu panas telah memicu pemadaman listrik di beberapa kota. Hal ini lantaran karena banyak orang yang menyalakan penyejuk udara atau AC hingga melebihi beban atau daya yang ditetapkan.

Udara panas juga menyebabkan perdebatan tentang kelanjutan beberapa kompetisi olahraga apakah harus dilanjutkan atau tidak di kondisi ekstrem seperti ini.

“Bermain kriket atau tenis dalam kondisi seperti itu tidak hanya melelahkan, tapi juga berbahaya. Kita tentunya perlu mempertimbangkan kesejahteraan para pemain,” ujar seorang warga bernama Stephanie Edwards.

Kebakaran hutan yang dipicu suhu panas dilaporkan terjadi di beberapa negara bagian di Australia Selatan dan Victoria. Pihak berwenang pun selalu aktif memperingatkan warga untuk waspada terkait kebakaran. Sementara, warga di wilayah utara dan barat Australia kini bersiap menghadapi potensi terjadinya angin topan.

Sebelumnya pada Oktober 2017, masyarakat Australia khususnya warga Sydney dan Melbourne telah diminta bersiap menghadapi serangan gelombang panas. Saat itu, cuaca panas diprediksi paling ekstrem selama kurun waktu 25 tahun terakhir sebagai dampak dari pemanasan global. Para ahli meyakini jika gelombang panas ini sangat mungkin memburuk setiap tahunnya.

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly